Yaa Allah, Aku jatuh Cinta

Ada saat dimana diri akan memperjuangkan dan diperjuangkan oleh seseorang yang dinanti.

Ketika saat itu tiba, maka makin tangguh kesabaran dan usaha dalam memantaskan diri.

Kepada Cinta yang hakiki, disepertiga malam kami berdiskusi tentang luka yang kerap kali menghantui, tentang hati yang saling tak mengetahui, tentang doa yang kupanjatkan lirih-lirih:

“Yaa Allah, tolong hadirkan & tunjukkan si Penyempurna agama disaat yang tepat. Jagalah senantiasa mata & hatiku agar tak menghantam batasan. Rasa ketertarikanku cukuplah hanya akan tertuju kepada Takdirku kelak”.

Aku percaya….

Doa adalah Bahasa Rindu & Cinta yang paling cepat sampai kehati tanpa perlu didengar atau dibaca.

Didepannya, aku tertunduk malu.

Namun dihadapan-Mu, aku terang-terangan meminta.

Jika Dia takdirku, aku mohon satukanlah kami dalam ikatan halal Pernikahan.

Namun jika tidak, aku mohon ikatlah kami dalam persaudaraan islam.

Yaa Allah, aku jatuh cinta.

Jatuh Cinta dengan cara yang mulia, walau tak saling berjumpa, namun selalu dekat dalam do’a.

 

Iklan
This entry was posted in Cinta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s